Wednesday, 27 August 2008

Resep MPASI

sekitar1 bulan lagi Zahra mau mulai kenalan sama MPASI... so dari sekarang dah rajin ngumpulin resep MPASI. resep2 di bawah sy kumpulin dari hasil surfing ke lautan dunia maya, sama ntar mau nyari lagi lah di buku2...biar mak nyoss...
buat para moms n dads yang lagi mau pada bikin MPASI moga bisa sedikit ngebantu ya.. n ayo kita semangat kasih MPASI homemade buat our baby..biar tetep terjamin sehatnya, bersihnya, gizinya, n kesegarannya...lagian sekarang kan lagi trend nggak lagi fast food, back to slow food..

sekilas tentang MPASI, ini aku contek dari postingan teh Ika..(boleh kan teh?hehe)

TEPUNG BERAS SEBAGAI MPASI

Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan jarang menimbulkan alergi.

Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.


Tahapan perkenalan makanan sesuai umur bayi


· Umur 4-6 bulan *),

Tipe : semi cair, frekuensi pemberian 1~2 kali per hari

Sayuran : labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu zucchini

Buah : pisang, pir, apel, alpukat, jeruk


· Umur 7-8 bulan,

Tipe semi padat, frekuensi pemberian 2 kali per hari

Sayuran : Asparagus, wortel, bayam, sawi, bit, lobak, kol

Buah : Mangga, peach, blewah, timun suri

Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe


· Umur 9-12 bulan,

Tipe padat, frekuensi 2~3 kali per hari

Sayuran : Kacang merah, kacang kapri

Buah : Melon

Lauk : kambing, sapi muda, bebek, kuning telur, keju


*)MPASI sebaiknya diberikan kepada bayi mulai umur 6 bulan. Pemberian makanan tambahan antara usia 4-6 bulan hanya jika anak tidak mengalami penambahan berat badan yang adekuat atau sering minum susu tapi tampak lapar segera sesudahnya.

Sayuran sebaiknya diperkenalkan lebih dulu dari buah karena rasa sayur yang tawar akan menjadi kurang disukai dibanding buah yang manis.

Perkenalkan bayi hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 ~ 4 hari untuk memastikan ada tidaknya reaksi alergi terhadap makanan tersebut.

Perhatikan makanan yang sering menjadi pemicu alergi adalah susu, telur, kacang, ikan, kedelai dan gandum.

Garam dan gula karena tidak memberikan tambahan nutrisi tetapi akan memperkenalkan suatu standar rasa enak pada lidah. Pemberian garam pada makanan bayi akan membuat ginjal bekerja berat. Sedangkan pemberian gula pada makan atau minuman bayi akan mengakibatkan kerusakan pada gigi saat gigi susu bayi tumbuh.

Sebagai ganti penggugah selera berikan kaldu atau berbagai bumbu yang biasa kita pakai (daun salam, seledri, daun bawang, bawang putih, dll).

Kaldu bisa dibuat dari daging ayam atau daging sapi. Masukkan potongan daging/tulang ayam/sapi ke dalam panci berisi air dengan perbandingan proporsional. Kecilkan api setelah air mendidih, biarkan agak lama sampai air menjadi gurih. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan bumbu yang biasa kita pakai. Untuk kaldu ayam bisa ditambahkan sedikit jahe, daun bawang dan seledri sedangkan untuk kaldu sapi boleh ditambahkan kayu manis dan cengkeh. Angkat dan dinginkan.

Air kaldu bisa disimpan difreezer 2~4 minggu. Buat dalam cetakan es batu kotak-kotak kecil. Ambil secukupnya pada saat akan digunakan.

Telur bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan. Berikan dulu bagian kuning telur karena bagian putih telur dapat memicu reaksi alergi.

Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai umur 1 tahun karena madu seringkali dicemari suatu jenis bakteri yang bisa menghasilkan racun pada saluran cerna bayi. Racun itu dikenal dengan toksin botulinum (infant botulism).

Pastikan alat-alat untuk mempersiapkan dan memasak makanan bayi dalam kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.


RESEP PENGOLAHAN


Bubur Tepung Beras ( 2 porsi)

40 gr Tepung Beras + 400 ml air

Campur tepung beras & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat.


*) Catatan : Kalau menambahkan serbuk tepung ke air mendidih akan timbul gumpalan dan sulit untuk menghaluskannya. Jadi tepung dan air harus diaduk dulu pada suhu ruang.

Untuk menambah selera bisa ditambah dengan


Pilih salah satu dari daftar di bawah ini) :

1. ASI atau 12 sendok takar susu formula.

2. No.1 + 50 ml air jeruk manis.

3. No.1 + 25 gr pepaya + 1 sdm sari jeruk manis, diblender lalu disaring.

4. No.1 + 50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu atau kerok dengan sendok.

5. Kupas, cuci dan potong-potong sayuran. Rebus dengan air secukupnya. Tambahkan air kaldu/hati ayam/telur rebus jika perlu. Setelah matang, blender sampai halus.


Pasted from <http://gasolpertanianorganik.blogspot.com/2006/03/tepung-beras-sebagai-mpasi.html>


langkah pengenalan pada makanan padat buat bayi bisa diliat di http://www.ngala.com.au/content.php?page=29


oh ya kalo mau bikin tepung beras sendiri..ini ada sharing cara bikin tepung beras dari milis asiforbaby :
1. Beras dicuci bersih, tiriskan.
2. Beras disangrai dengan api kecil.
3. Diblender hingga halus.
4 Diayak.
Simpan dalam wadah tertutup, dan kalau perlu dimasukkan ke kulkas.


yeeee... resep lagi dari blog nya bunda Reva & Wira..thx mom


Resep MPASI 6 – 9 Bulan

  1. Bubur Sumsum Beras Merah/Putih (tepung beras merah 1 sendok makan dicampur air secukupnya masak sambil terus aduk hingga kental, sajikan dengan ASI (kalau sudah besaran tidak perlu dicampur asi) sampai mencapai kekentalan sesuai kemampuan bayi)
  2. Pure Apel/kentang/Ubi/labu/melon (bersihkan, kupas kulit, kukus sampai empuk, haluskan, sajikan dengan ASI (kalau sudah besaran tidak perlu dicampur asi) )
  3. Pure Pisang/Pepaya/Alpukat (kerok, lumatkan, sajikan)
  4. Bubur Sumsum Beras Merah/Putih + buah (Pisang/papaya/jeruk/apel) (disajikan berdampingan sesekali sebagai variasi diaduk/campur baru disajikan)
  5. Havermuth (havermuth 1 sendok makan dicampur air secukupnya masak sambil terus diaduk, saring, sajikan dengan ASI (kalau sudah besaran tidak perlu dicampur asi))
  6. Havermuth + buah (Pisang/papaya/jeruk/apel) (disajikan berdampingan sesekali sebagai variasi diaduk/campur baru disajikan)
  7. Bubur Sumsum Beras Merah/Putih rasa pisang (tepung beras merah dicampur air secukupnya masak sambil terus aduk hingga kental, masukkan pisang kerok, terus aduk sampai rata dan harum, sajikan)
  8. Bubur Kacang Hijau (cuci kacang hijau, rebus dengan air sampai empuk, blender, saring)
  9. Bubur Kacang Hijau sari apel (saat bubur kacang hijau hendak disajikan siram dengan air apel hasil apel kukus yg telah disaring)
  10. Bubur Kacang Hijau sari papaya (saat bubur kacang hijau hendak disajikan siram dengan air pepaya hasil papaya yg telah disaring)
  11. Bubur Beras Merah/Putih/Coklat (masak beras merah/putih/coklat dengan air ketika akan matang mulai terus aduk biar ga gumpal dan hangus)
  12. Bubur Beras Merah/Putih/Coklat + bawang

    Bombay

    + daun bawang+ seledri (masukkan daun ketika bubur harus mulai diaduk)
  13. Bubur Beras Merah/Putih/Coklat + tempe/tahu (masukkan tempe/tahu ketika bubur harus mulai diaduk)
  14. Sayur Kukus buncis/kacang panjang/bayam/brokoli/wortel/kacang merah/kembang kol (sajikan dengan bubur/pure)
  15. Pepes Tahu/Tempe (dipepes barengan dengan daun kemangi, bawang

    bombay

    , bawang putih, daun salam)
  16. Daging sapi/ayam kukus (cuci, cincang dgn pisau, kukus, sajikan dengan bubur atau pure, awalnya bisa disaring dulu sebelum disajikan)
  17. Sop Ayam/daging (bisa masukkan aneka sayuran atau dipilih wortel/ kentang/ buncis / brokoli/kacang hijau/kacang polong/kacang merah, bumbu (aneka bawang, daun bawang), saat akan disajikan sayuran dan daging dihaluskan)
  18. mashed potato (kentang kukus, daging/ayam kukus, ketika akan disajikan dilumatkan bersamaan)
  19. sayur bayam cincang rebus
  20. bubur jagung manis (jagung manis di parut, blender, masak)
  21. finger food (pisang, semangka, jeruk)


cayo semangat kumpulin resep lainnya... (menyemangati diri sendiri)

semoga bantu ya...



No comments: